widget

Mengenai Saya

Foto saya
saya tu orgnya cantik,baik,judes,cuex... tapi kadang" galak hahaha...

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

  MU Tak Perlu Malu  

Liputan6.com, London: Untuk kali kedua Sir Alex Ferguson harus mengakui keunggulan Josep Guardiola. Dengan gamblang, Barcelona memberikan pelajaran kepada Manchester United saat kedua tim bertemu di babak final Liga Champions yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu (28/5) malam lalu. Skor 3-1 sejatinya kurang cukup menggambarkan begitu digdayanya Lionel Messi dkk.

Padahal, sebelum laga digelar, Ferguson sesumbar jika anak-anak asuhannya telah memetik pelajaran berharga menyusul kekalahan 0-2 di Olimpico Roma, Mei 2009. Sebagai persiapan melakukan balas dendam, Ferguson menerapkan sesi latihan tertutup selama dua minggu. Ferguson pun mengaku mendapat masukan berharga dari sohibnya, Jose Mourinho, yang sempat sekali sukses memandulkan Messi dkk di final Copa del Rey.

Namun, Ferguson tahu benar jika trofi bukanlah segala-galanya. Ada faktor harga diri yang harus dipertahankan dan ditunjukkan MU saat turun ke lapangan, yaitu pola permainan dan attitude. Karenanya, Ferguson tak mau meniru jejak Mourinho yang menurunkan tujuh pemain bertahan. Singkat kata, Fergie meminta Wayne Rooney dkk untuk meladeni Barca dengan cara menusuk sisi sayap pertahanan.

Itulah sebabnya, dalam 10 menit awal babak pertama, MU tampil dominan. Sayangnya bagi para fans Setan Merah, kegagalan di Roma kembali terulang. Segera setelah ditekan, Barca mulai mengendalikan jalannya permainan dan mendikte Rooney dkk. Setelah 20 menit, Ferguson pun bergegas keluar dari bench dan memberikan instruksi kepada anak-anak asuhannya.

Ketika gol pertama dari kaki Pedro Rodriguez lahir, kepercayaan Ferguson belum goyah. Dengan bersidekap kedua tangannya dan mengunyah permen karet, Fergie masih yakin jika MU masih berpeluang mengejar ketinggalan. Keyakinan yang terjawab usai gol balasan dari Rooney. Hasil 1-1 sampai jeda pun kian memunculkan optimisme dalam diri Fergie.

Namun, apa boleh buat. Barca memang terlalu kuat. 777 passing yang dilakukan anak-anak Guardiola atau dua kali lebih dari MU (357) adalah bukti begitu dominannya Messi dkk di atas lapangan. Fergie pun menyaksikan dengan mudahnya gawang Edwin van der Sar bobol dua kali oleh gol-gol indah yang dicetak Messi dan David Villa.

Ketika gol ketiga terjadi, Ferguson pun terduduk lemas di kursinya. Sembari mengunyah permen karet kesukaannya itu, Fergie yakin tidak ada hal yang bisa dilakukan anak-anak asuhannya guna menandingi keperkasaan Barca. Dan, akhirnya Fergie pun bersikap sama seperti halnya ratusan juta pasang mata yang menyaksikan langsung jalannya laga tersebut: duduk manis dan terkesima melihat aksi Messi dkk.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar